PEBULU tangkis tunggal putra Jonatan Christie mundur dari partisipasinya di Indonesia Masters 2026 yang akan digelar di Istora Senayan, Jakarta pada 19 sampai 25 Januari mendatang. Keputusan itu diambil untuk menjaga stamina tubuhnya.
Sebelumnya, Jonatan tampil di dua turnamen beruntun dalam dua pekan. Di Malaysia Open 2026, yang berlangsung pada 6-11 Januari lalu, dia terhenti di babak semifinal setelah dikalahkan Kunlavut Vitidsarn dari Thailand dua game langsung. Berikutnya, di India Open 2026 pada 13-18 Januari, dia menjadi finalis setelah kalah melawan Lin Chun-yi dari Taiwan, juga dalam dua game.
Jojo biasa disapa, menyayangkan tak bisa bertanding di kandang sendiri. "Keputusan yang sangat berat untuk diambil karena bagaimanapun juga bermain di rumah sendiri adalah sebuah kebanggaan. Bisa ditonton keluarga dan fans secara langsung," ujarnya seperti dikutip dari keterangan yang dibagikan tim media PBSI, Senin, 19 Januari 2026.
Meski demikian, pemain berusia 28 tahun ini menekankan bahwa dia harus memperhatikan kondisi tubuhnya. "Tapi kembali lagi saya tetap harus mendengarkan tubuh dan pikiran saya yang memang sudah dipakai maksimal dalam dua minggu ke belakang," kata dia.
Jonatan bercermin dari pengalaman tahun lalu. "Saat bertanding tiga turnamen beruntun, cukup berpengaruh pada kondisi setelahnya. Jadi saya harus menghindari hal-hal seperti itu," katanya. "Istirahat menjadi pilihan utama sekarang daripada memaksa melebihi kapasitas yang berisiko cedera," tuturnya.
Setelah Jonatan mundur, wakil Indonesia di tunggal putra Indonesia Masters 2026 terdiri dari Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah yang langsung bertanding di babak utama. Sementara, empat lainnya, yakni Yohanes Saut Marcellyno, Muhammad Yusuf, Prahdiska Bagas Shujiwo, dan Anthony Sinisuka Ginting, akan bertanding dari babak kualifikasi.
Pilihan Editor: Penyebab Jonatan Christie Kalah di Final India Open 2026
