PELATIH Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan timnya akan memperketat barisan pertahanan saat menjamu Malut United pada laga lanjutan Super League 2025/2026
di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Jumat malam, 6 Februari 2026.
Kewaspadaan itu beralasan. Malut United sejauh ini menjadi tim paling produktif di liga. Dari 19 pertandingan, klub asal Maluku Utara tersebut sudah mencetak 38 gol. Ancaman terbesar datang dari lini depan yang dihuni dua eks Persib, David da Silva dan Ciro Alves. Duet ini pernah menjadi bagian penting dalam periode sukses Maung Bandung dua musim terakhir.
“Mereka adalah pemain yang bagus dan musim lalu menjuarai liga. Jadi tentu saja mereka pemain bagus, secara penyerangan mereka sangat berbahaya. Alhasil, kami harus menemukan cara menghentikan mereka,” kata Hodak dalam konferensi pers jelang laga di ruang media GBLA, Kamis, 5 Februari 2026.
Malut United saat ini dilatih Hendri Susilo. Di bawah arahannya, Malut tampil agresif dengan tempo tinggi dan keberanian menekan sejak awal. Pola itu membuat mereka kerap menciptakan peluang dari transisi cepat, terutama melalui pergerakan David dan Ciro yang piawai mencari ruang di antara bek lawan.
Hodak mengisyaratkan sudah menyiapkan pendekatan khusus untuk meredam ancaman tersebut. Ia menginstruksikan lini belakang Persib yang dipimpin Patricio Matricardi untuk melakukan pengawalan ketat terhadap dua penyerang Malut itu. Selain menutup jalur tembak, Persib juga diminta disiplin menjaga jarak antarlini agar tidak mudah ditembus melalui umpan-umpan vertikal. “Namun, kami juga memiliki pemain-pemain yang bagus dan akan berusaha mencoba untuk mengejutkan mereka,” ujar pelatih asal Kroasia itu.
Menjelang laga ini, Persib berada di puncak klasemen sementara dengan koleksi 44 poin. Malut United membuntuti di peringkat keempat dengan 37 poin. Pertemuan kedua tim diperkirakan berlangsung terbuka, mengingat Persib membutuhkan kemenangan untuk menjaga jarak di papan atas, sementara Malut datang dengan modal produktivitas gol tertinggi di liga.
Kurzawa Belum Pasti Main
Hodak juga belum memastikan apakah rekrutan anyar Persib, Layvin Kurzawa, akan langsung diturunkan. Ia menyebut Kurzawa masih dalam proses adaptasi bersama dua pemain lain, yakni Dedi Kusnandar dan Dion Markx. “Kita akan lihat. Situasinya mereka terlihat bagus dalam latihan dan mereka hanya perlu waktu untuk beradaptasi. Mungkin mereka akan mendapat kesempatan,” kata Hodak.
Khusus untuk Kurzawa, Hodak memilih bersikap hati-hati. Bek kiri asal Prancis itu cukup lama absen dari pertandingan kompetitif, sehingga Persib tak ingin mengambil risiko dengan memaksanya tampil penuh terlalu cepat. “Kami harus sabar terhadap Kurzawa karena dia lama menepi. Jadi jika saya langsung menekannya, dia bisa cedera dan kami tidak mau itu terjadi,” ucapnya.
Dengan status pemuncak klasemen dan dukungan publik GBLA, Persib membawa kepercayaan diri tinggi. Namun produktivitas Malut United menjadi pengingat bahwa satu kelengahan saja bisa berujung petaka. Laga ini akan menjadi ujian keseimbangan Persib dalam seberapa solid pertahanan mereka menghadapi mantan, sekaligus seberapa efektif serangan Maung Bandung menembus salah satu lini depan paling tajam musim ini.
Pilihan Editor: Rahasia Lompatan Bersejarah Indonesia di Piala Asia Futsal
Pilihan Editor: Bagaimana Manchester United Bangkit di Bawah Michael Carrick
