Tim bulu tangkis putra dan putri finis sebagai semifinalis di Kejuaraan Asia Beregu 2026 atau dikenal dengan Badminton Asia Team Championships 2026 (BATC
2026). Turnamen beregu itu digelar di Qingdao Conson Gymnasium, Qingdao, Cina, pada 3-8 Februari 2026.
Tim putra terhenti di babak empat besar setelah dikalahkan Jepang dengan skor 3-1. Sementara, tim putri kalah menghadapi Korea Selatan dengan skor yang sama.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Eng Hian mengatakan bahwa BATC itu menjadi bagian dari persiapan menuki kejuaraan beregu Thomas dan Uber Cup yang dijadwalkan pada 24 April hingga 3 Mei mendatang. Karena itu, mereka tidak menurunkan full team.
PBSI sengaja memberi kesempatan lebih besar kepada pemain-pemain muda. "Tujuannya untuk melihat kesiapan mereka di level turnamen beregu internasional, sekaligus sebagai bahan evaluasi sebelum menyusun tim Thomas dan Uber Cup, baik dari sisi performa individu, mental bertanding, maupun strategi tim," kata Eng Hian, seperti dikutip dari keterangan yang dibagikan tim media PBSI, Minggu, 8 Februari 2026.
Selain itu, ada tujuan lain yakni menambah poin peringkat dunia. Sebab, atlet yang diturunkan di turnamen beregu ini tetap mendapatkan tambahan poin rangking.
Mengenai hasil yang diraih, Eng Hian mengapresiasi pencapaian tim putri yang berhasil menyabet medali perunggu sesuai target. Ia menyoroti performa Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dan kembalinya Ester Nurumi Tri Wardoyo. Keduanya tampil bagus dan itu menjadi hal positif yang bisa menjadi penilaian dan pertimbangan untuk persiapan ke Piala Uber.
Sementara itu, tim putra meleset dari target mencapai final. "Penampilan beberapa pemain belum sesuai harapan, tentunya ini akan menjadi evaluasi untuk mendongkrak beregu putra menjelang Piala Thomas," ujarnya.
Meski target secara tim tak tercapai, Eng Hian memberikan apresiasi terhadap penampilan tunggal putra Moh. Zaki Ubaidillah dan Richie Duta Richardo. Ia menilai penampilan kedua pemain itu semakin menunjukkan kematangan dalam bertanding.
Eng Hian berharap medali perunggu yang didapat tim putra dan putri di BATC 2026 bisa meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri para pemain untuk mengejar prestasi yang lebih tinggi.
Pilihan Editor: Alwi dan Ubed, Asa Baru Badminton Tunggal Putra Indonesia



