LIBURAN seharusnya menjadi momen terbaik. Baik bersama teman atau keluarga, mengunjungi destinasi impian, mencicipi restoran terbaik hingga menemukan hal
yang baru, tentu akan menjadi pengalaman menyenangkan Tapi bagi sebagian wisatawan, liburan juga bisa menjadi kenangan tak terlupakan karena barang yang hilang
Pencurian bisa bisa terjadi di mana saja. Menurut Arizona State University, pencurian adalah bentuk kejahatan paling umum yang menimpa wisatawan. Namun pelancong dapat lebih waspada dengan destinasi-destinasi tertentu.
Atmos, perusahaan perdagangan, merilis daftar destinasi Eropa dengan tidak pencurian pariwisata tertinggi, pada Desember lalu. Daftar tersebut berdasarkan tingkat kejahatan lokal, termasuk jumlah pencurian rumah, insiden pencurian kendaraan, statistik pencurian umum dan tingkat perampokan di 28 kota besar Eropa.
Inggris paling banyak kasus pencurian
Berdasarkan data tersebut, Inggris peringkat teratas. Terdapat 254 ribu kasus pencurian yang tercatat setiap tahun, artinya pencuri membobol rumah setiap dua menit. Bagi yang menyewa mobil juga harus hati-hati, karena angka pencuriannya mencapai 364 ribu kendaraan setiap tahun.
"Inggris Raya adalah destinasi paling berbahaya di Eropa bagi wisatawan," pernyataan dari penelitian itu, seperti dilansir dari Travel + Leisure. Termasuk insiden pencopetan mencapai 121 ribu. Wisatawan pun diimbau agar waspada terhadap pencopet di tempat-tempat ramai.
Wisatawan yang berlibur ke Prancis, juga harus waspada. Angka perampokan mencapai 63 ribu per tahun. Insiden paling banyak terjadi di sekitar hotel mewah dan distrik perbelanjaan kelas atas. Sedangkan kasus pencopetan mencapai 126 ribu. Jadi, hati-hari jika berjalan-jalan dengan tas bermerek atau perhiasan mahal di negara tersebut.
Setelah, Inggris dan Prancis, melengkapi tiga besar adalah Denmark. Menurut laporan itu, wisatawan yang menyewa rumah Airbnb menghadapi risiko pencurian tertinggi di Eropa, dengan 23 ribu kasus pembobolan setiap tahun. Hampir 160 ribu orang melaporkan kehilangan barang setiap tahun. Ini jauh lebih banyak daripada di sebagian besar negara Eropa lainnya. Kalau ingin liburan yang lebih aman, pergilah ke Latvia. Negara tersebut, destinasi teraman dengan sekitar 700 kasus per tahun.
Cara tetap aman bepergian ke destinasi berisiko tinggi
Dilansir dari Travel and Tour World, bagi mereka yang bepergian ke negara-negara berisiko tinggi seperti Inggris, Prancis, Denmark, dan Jerman, ada beberapa langkah penting yang perlu diambil untuk tetap aman.
- Hindari memamerkan barang-barang mahal seperti tas tangan bermerek, perhiasan, dan kamera di tempat ramai.
- Berhati-hatilah saat menggunakan transportasi umum , terutama di kota-kota ramai seperti Paris , London , dan Roma , di mana pencopet sering beraksi.
- Gunakan akomodasi yang aman seperti hotel bereputasi baik atau rumah liburan dengan ulasan bagus untuk meminimalkan risiko pencurian.
- Tetap waspada di area wisata yang ramai , terutama saat berada dalam kelompok besar atau saat mengunjungi tempat-tempat wisata populer.
- Awasi barang-barang Anda setiap saat, dan pertimbangkan untuk menggunakan tas anti-pencurian atau sabuk uang.
Pilihan editor: Tempat Wisata di Eropa yang Rentan Bikin Pelancong Tersesat



