ARSENAL gagal menjaga jarak di puncak klasemen setelah ditahan imbang Brentford 1-1 pada pekan ke-26 Liga Inggris musim 2025/2026 di Stadion Gtech Community,
Jumat dini hari, 13 Februari 2026. Hasil ini membuat keunggulan Arsenal atas Manchester City terpangkas menjadi empat poin.
Noni Madueke membawa tim tamu unggul pada menit ke-61 lewat sundulan memanfaatkan umpan Piero Hincapie. Namun Brentford menyamakan kedudukan melalui Keane Lewis-Potter sepuluh menit berselang. Skor 1-1 bertahan hingga laga usai.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, meminta timnya tetap tenang di tengah persaingan gelar yang makin ketat. Ia menegaskan fokus utama adalah memenangi setiap pertandingan yang tersisa. “Itulah yang harus kami lakukan. Kami akan bersiap untuk memenangi setiap pertandingan, dan satu-satunya hal yang bisa kami lakukan adalah fokus pada itu. Kami perlu meningkatkan level, secara kolektif dan individual, untuk menjadi lebih baik dari lawan setiap minggu. Itu akan terus seperti ini sampai Mei,” ucapnya, seperti dikutip dari laman resmi klub.
Arteta menilai laga di markas Brentford memang berjalan sulit. Ia memuji cara bermain tuan rumah yang dinilainya terorganisasi dengan baik, terutama dalam tekanan tinggi dan transisi cepat. “Mereka sangat bagus. Ketika harus membangun serangan, mereka punya banyak area dalam high press yang efektif. Mereka juga luar biasa dalam serangan balik dan bisa membawa pertandingan ke area yang mereka inginkan. Mereka dilatih dengan sangat baik. Pantas jika mereka berada di posisi sekarang,” ucapnya.
Berdasarkan catatan statistik, Brentford melepaskan 12 tembakan dengan tiga peluang emas, sedangkan Arsenal hanya mencatat tujuh tembakan dengan satu peluang besar. Arteta menyebut timnya tidak cukup solid dalam merespons tekanan dan duel fisik yang ditawarkan tuan rumah.
Ia juga menolak anggapan bahwa hasil imbang tersebut dipengaruhi oleh kemenangan Manchester City atas Fulham sehari sebelumnya. “Ini bukan tentang itu. Kami juga pernah bermain setelah mereka dan tetap menang. Hari ini murni tentang apa yang kami lakukan di lapangan,” katanya.
Terkait dengan persaingan gelar, Arteta enggan larut dalam spekulasi soal selisih poin yang seharusnya bisa lebih lebar. “Saya paham orang bilang jaraknya bisa lebih besar, tetapi itu ‘jika, jika, jika’. Jika kami kalah di Newcastle, mungkin kami sudah tertinggal delapan poin dari Liverpool pada Oktober. Ada banyak ‘jika’ dalam 10 bulan kompetisi ini. Anda hanya bisa berfokus pada apa yang harus dilakukan dan melakukannya sebaik mungkin,” ujarnya.
Arsenal, yang kini mengoleksi 57 poin, akan menghadapi Wolverhampton Wanderers di Stadion Molineux pada laga Liga Inggris berikutnya. Sebelumnya, mereka lebih dulu menjamu Wigan Athletic pada putaran keempat Piala FA di Stadion Emirates. Dengan kompetisi memasuki fase akhir musim, Arteta menegaskan konsistensi dan ketenangan menjadi kunci. “Kami harus menaikkan level, bersama-sama. Itu yang paling penting,” katanya.
Pilihan Editor: Iqbal Iskandar, Sosok Kunci Timnas Futsal Indonesia



