DOKTER dari Raho Club Dedy Pranoto mengingatkan tentang pentingnya kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan rutin untuk mengetahui kondisi asam
uratnya. “Asam urat sering kali baru disadari ketika sudah menimbulkan nyeri hebat pada sendi. Padahal, melalui pemeriksaan sederhana dan perubahan gaya hidup, kondisi ini dapat dikendalikan sejak dini. Edukasi sangat penting agar masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan sendi mereka,” katanya dalam keterangan pers yang diterima Tempo pada akhir Januari 2026.
Asam urat masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup tinggi di Indonesia. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan, prevalensi penyakit sendi yang salah satunya dipicu oleh asam urat cukup banyak ditemukan pada kelompok usia dewasa hingga lanjut usia, terutama pada masyarakat dengan pola makan tinggi purin dan kurang aktivitas fisik. Kondisi ini kerap tidak disadari karena gejalanya sering muncul secara bertahap, sehingga edukasi dan pemeriksaan dini menjadi sangat penting.
Ada beberapa gejala asam urat yang umum terjadi bagi pasien seperti dilansir Halodoc. Berikut 4 gejalanya.
1. Nyeri sendi yang intens
Ciri ciri asam urat biasanya ditandai dengan nyeri sendi, khususnya di jempol kaki. Ciri ciri asam urat di kaki ini sangat umum dialami oleh pengidap asam urat. Meski begitu, kondisi bisa terjadi di bagian sendi manapun. Sendi lain yang sering terdampak yaitu pergelangan kaki, lutut, siku, pergelangan tangan, dan jari. Rasa sakit yang paling parah terjadi dalam empat hingga 12 jam pertama serangan penyakit asam urat.
2. Rasa tidak nyaman dalam jangka panjang
Setelah rasa sakit yang paling parah mereda, rasa tidak nyaman pada sendi dapat terjadi lagi dalam beberapa hari hingga beberapa minggu kemudian. Serangan selanjutnya cenderung bertahan lebih lama dan mempengaruhi lebih banyak persendian.
3. Peradangan dan kemerahan
Ciri asam urat tinggi bisa ditandai dengan sendi yang membengkak, terasa lunak, hangat, dan tampak merah.
4. Rentang gerak terbatas
Saat asam urat berkembang, kamu mungkin tidak dapat menggerakan persendian secara normal.
Sebelumnya, Holywings Peduli mengadakan kegiatan Seminar Mengenai Penyakit Asam Urat dan Cek Kesehatan Massal yang diselenggarakan di Helen’s Play Mart Malang pada 25 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat umum dari berbagai kalangan terkhusus dari kelurahan Purwantoro, Malang. Melalui seminar kesehatan ini, peserta mendapatkan edukasi komprehensif mengenai asam urat, mulai dari penyebab, faktor risiko, gejala, hingga cara pencegahan melalui pengaturan pola makan, aktivitas fisik, dan gaya hidup sehat. Seminar disampaikan oleh dokter dan dikemas secara interaktif agar mudah dipahami oleh peserta.
Selain seminar, kegiatan ini juga diikuti dengan cek kesehatan massal, terdiri dari cek tekanan darah, dula darah, kolestrol, termasuk pemeriksaan asam urat dan pemeriksaan darah lengkap melalui laboratorium. Komisaris Utama Holywings Group dan Ketua Program CSR Holywings Peduli Andrew Susanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang kesehatan. “Melalui seminar dan cek kesehatan massal ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, khususnya terkait asam urat yang sering dianggap sepele,” ujar Andrew Susanto.
Pilihan Editor: Komplit Asam Urat: Penyebab hingga Gejalanya



