Suara.com - Yamaha akhirnya merilis Aerox E, versi listrik dari skuter populer Aerox 155. Peluncuran dilakukan bersamaan dengan model EC-06 di India.
Yamaha Aerox E hadir sebagai produk premium dengan harga
tertinggi Yamaha di pasar tersebut, sekaligus menandai langkah serius pabrikan Jepang ini di segmen kendaraan listrik.
Aerox E ditujukan untuk konsumen perkotaan yang menginginkan skuter listrik dengan performa tinggi, desain sporty, dan fitur modern. Dengan banderol premium, Aerox E bersaing langsung dengan skuter listrik kelas atas.
Baca Juga : Intip Pesona Motor Listrik Mungil dari Yamaha: Cocok Gantikan BeAT, Jarak Tempuh 83 Km
Peluncuran dilakukan pada pertengahan 2026 di India. Saat ini ketersediaannya masih terbatas di kota besar seperti Delhi, Mumbai, Pune, Bengaluru, dan Chennai.
Aerox E dipasarkan di India sebagai produk flagship Yamaha. Dengan harga Rs 2,82 lakh atau sekitar Rp53,4 juta, Aerox E menjadi motor listrik termahal Yamaha di sana. Sebagai perbandingan, Aerox 155 versi bensin dijual hampir setengahnya.
Aerox E menawarkan jarak tempuh hingga 117 km, setara perjalanan dari Jakarta ke Cirebon. Dengan performa motor listrik bertenaga puncak 13 bhp dan torsi 48 Nm, Aerox E memberikan pengalaman berkendara yang responsif.
Baca Juga : Ada 9 Varian: Simak Perbedaan Harga dan Fitur Yamaha Aerox Biar Nggak Bingung
Yamaha juga menambahkan fitur Boost Mode untuk semburan tenaga singkat, menjadikannya lebih menarik bagi pengendara yang mencari sensasi sporty.
Bagaimana Spesifikasinya?
Desain: Hampir identik dengan Aerox 155 (generasi sebelum Aerox Alpha), termasuk lampu LED ganda, smart key, keyless go, dan desain non-step-through dengan tulang belakang di tengah.
Baca Juga : Ofero Carria 1 Motor Listrik dengan Jarak Tempuh 130 KM untuk Pelaku UMKM
Fitur Tambahan: Indikator belok LED, rem cakram belakang, dan panel instrumen TFT digital penuh dengan dukungan aplikasi (cuaca, notifikasi, musik, navigasi).
Suspensi & Rangka: Garpu teleskopik depan, shock ganda belakang, velg 14 inci, ban depan 110 dan belakang 140, rem cakram depan dengan ABS.
Baterai: Dua baterai removable berkapasitas total 3 kWh (masing-masing 1,5 kWh), ditempatkan di bawah jok. Berat Aerox E tercatat 13 kg lebih tinggi dibanding Aerox 155.
Baca Juga : Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026
Mode Berkendara: Eco, Standard, Power, plus Boost Mode untuk performa penuh sesaat.
Harga: Aerox E Rp53,4 juta, sementara EC-06 lebih terjangkau di Rs 1,67 lakh atau sekitar Rp30 juta.
Baca Juga : 3 Motor Listrik Commuter Lintas Kota dan Kabupaten: Setara Nmax, Solusi untuk Pekerja dan Mahasiswa










