Suara.com - Timnas Futsal Indonesia akan menjalani laga paling bersejarah saat menantang Iran di final Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026) malam.
Untuk pertama kalinya,
Garuda mampu melangkah hingga partai puncak setelah sebelumnya hanya mentok di perempat final.
Keberhasilan menyingkirkan Jepang dengan skor 5-3 di semifinal semakin menegaskan kualitas skuad asuhan Hector Souto.
Baca Juga : Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
Kini, tantangan terbesar menanti saat menghadapi raksasa Asia, Iran, yang sarat pengalaman dan tradisi juara.
Namun, Timnas Futsal Indonesia memiliki tiga pilar penting yang bisa menjadi pembeda dalam laga krusial ini.
Ketiga pemain tersebut adalah Samuel Eko, Wendy Brian, dan Mochammad Iqbal.
Baca Juga : Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
Samuel Eko dikenal sebagai sosok berpengalaman yang selalu hadir di momen-momen genting.
Golnya ke gawang Jepang di semifinal menjadi bukti ketenangan dan insting tajam yang dimilikinya.
Sejauh ini, Samuel telah mencetak dua gol dan berpeluang menambah koleksi di laga final.
Baca Juga : Timnas Futsal Melaju ke Final Piala Asia 2026, Bahlil Lahadalia: Ah Paten Itu!
Perannya sangat vital dalam mengatur tempo sekaligus memanfaatkan celah pertahanan lawan.
Wendy Brian menghadirkan energi berbeda dengan kecepatan dan akselerasi dari sisi flank.
Pemain berkaki kiri ini juga memiliki mental kuat dan keberanian mengambil risiko dalam situasi satu lawan satu.
Baca Juga : Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
Tekadnya tampil habis-habisan di kandang sendiri menjadi suntikan motivasi bagi seluruh tim.
Sementara itu, Mochammad Iqbal berperan sebagai kapten yang memimpin dengan keteladanan.
Di semifinal, ia tetap bermain maksimal meski mengalami cedera jari kaki.
Baca Juga : Mentalitas Juara Iran, Tak Gentar Hadapi Teror Suporter Timnas Futsal Indonesia
Iqbal sudah mengoleksi tiga gol, mayoritas melalui situasi bola mati yang dieksekusinya dengan presisi.
Pergerakannya yang cerdas membuatnya kerap berada di posisi ideal untuk mencetak gol.
Kombinasi pengalaman Samuel, kecepatan Wendy, dan kepemimpinan Iqbal menjadi fondasi kekuatan Indonesia.
Baca Juga : Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
Jika ketiganya tampil optimal, peluang Garuda menjungkalkan Iran akan semakin terbuka.
Dukungan puluhan ribu suporter di Indonesia Arena juga akan menjadi energi tambahan bagi Tim Merah Putih.
Dengan mental juara dan kerja sama solid, Indonesia berpotensi menciptakan kejutan terbesar dalam sejarah futsal nasional.
Baca Juga : Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
