Suara.com - Pelatih Napoli, Antonio Conte, melontarkan sindiran tajam kepada wasit dalam laga Serie A antara Juventus vs Napoli yang berlangsung di Allianz Stadium, Turin, Senin (26/1).
Conte secara sarkastik
menuntut pemeriksaan VAR atas insiden yang dianggapnya sebagai pelanggaran “borderline” di dalam kotak penalti Juventus.
Momen kontroversial itu terjadi di babak pertama ketika Napoli membangun serangan dari sisi kanan.
Baca Juga : Klasemen Terbaru Serie A: Juventus Hancurkan Napoli, AC Milan Imbang, Inter Kokoh di Puncak
Gutierrez mengirimkan umpan silang ke tengah kotak penalti, di mana Bremer terlihat memeluk leher Rasmus Hojlund.
Tak lama setelah itu, Antonio Vergara terjatuh usai kontak dengan Pierre Kalulu, namun wasit Maurizio Mariani memilih melanjutkan permainan tanpa memberi penalti.
Melihat keputusan tersebut, Conte langsung meluapkan kekesalannya dari pinggir lapangan.
Baca Juga : Juventus Terasa Hidup Kembali di Tangan Spalletti, Chiellini Punya Masa Depan Cerah
“Kalian bahkan tidak mau melihatnya lagi, ya? Bahkan tidak mau melihatnya ulang?”
ujar Conte dilansir dari Football Italia.
Insiden tersebut kemudian dianalisis oleh pengamat wasit DAZN, Luca Marelli, yang menilai tindakan Bremer sangat berisiko dan berada di area abu-abu keputusan wasit.
“Bremer memegang Højlund di bagian leher. Dia memang jatuh agak terlalu mudah, tapi intervensi itu sangat berisiko,” kata Marelli.
Baca Juga : Chivu Pasang Badan untuk Yann Sommer, Inter Milan Balas Pisa dengan 6 Gol
“Sebelum bola dimainkan, Bremer sudah memeluk leher Højlund dan hanya fokus pada lawannya, bukan pada bola.”
Menurut Marelli, situasi tersebut sulit untuk menjadi intervensi VAR karena tidak masuk kategori “clear and obvious error”, namun jika dilihat melalui tayangan lambat, insiden itu lebih condong ke arah pelanggaran penalti.
“Dari analisis slow-motion, ini lebih terlihat sebagai penalti dibanding bukan penalti,” tegasnya.
Baca Juga : Prediksi Super Bigmatch Juventus vs Napoli: Duel Klasik Penentu Ambisi Empat Besar Serie A
Terlepas dari kontroversi tersebut, Juventus tampil efektif dalam pertandingan.
Jonathan David membawa Bianconeri unggul lebih dulu di babak pertama, disusul gol Kenan Yildiz di babak kedua yang mengamankan keunggulan Juventus.
Kontributor: Adam Ali
Baca Juga : Blunder Saat Inter Milan Menang 6-2, Yann Sommer Jadi Bulan-bulanan Media Italia



