Suara.com - Ketika memilih mobil bekas atau baru di kelas ekonomi-menengah, dua nama yang sering dibandingkan adalah Honda Brio dan Toyota Raize. Keduanya punya keunggulan masing-masing, namun selera,
kebutuhan harian, dan bujet sering kali menjadi faktor penentu.
Honda Brio dikenal sebagai hatchback kompak yang lincah dan irit, sementara Toyota Raize tampil sebagai SUV kecil yang lebih tinggi dan fitur lengkap.
Berikut perbandingan keduanya dari segi spesifikasi, harga bekas, hingga pajak tahunan yang perlu kamu pertimbangkan sebelum memutuskan membeli.
Baca Juga : Harga Honda Brio Bekas Terbaru 2026, Mobil LCGC Favorit Anak Muda
1. Spesifikasi Mesin dan Performa
Secara spesifikasi dasar, Honda Brio maupun Toyota Raize sama-sama menawarkan kapasitas mesin di sekitar 1.2 liter, namun dengan konfigurasi yang berbeda.
Honda Brio menggunakan mesin 4-silinder berkapasitas 1.199 cc yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 89–90 hp dan torsi sekitar 110–113 Nm, cocok untuk penggunaan harian di dalam kota yang responsif dan hemat bahan bakar.
Baca Juga : Harga Mobil Toyota Agya Bekas Terbaru 2026, City Car yang Irit BBM
Sementara itu Toyota Raize—terutama varian 1.2 atau 1.0 turbo—mengandalkan mesin 3-silinder dengan torsi yang bisa lebih besar pada putaran rendah, sekitar 140 Nm pada varian turbo, sehingga memberikan akselerasi yang lembut terutama ketika keluar kota atau berkendara dengan beban penuh.
Dimensi keduanya juga berbeda. Brio lebih kecil dan ringan sebagai hatchback kompak, membuatnya lincah di lalu lintas padat dan mudah diparkir di area sempit. Raize berada di segmen SUV kompak, dengan ground clearance lebih tinggi, ruang kabin sedikit lebih luas, serta posisi berkendara yang memberikan visibilitas lebih baik di jalan.
2. Harga Bekas
Baca Juga : Harga Mobil Katana Bekas Terbaru 2026: Legendaris, Irit BBM dan Murah Perawatan
Harga mobil bekas biasanya sangat bergantung pada tahun, kondisi, dan kilometer pemakaian. Beberapa platform kendaraan bekas menunjukkan bahwa Honda Brio bekas sering kali lebih murah dibanding SUV kecil sekelas Raize dalam kisaran harga yang sama.
Sebagai contoh, Brio bekas dari generasi beberapa tahun lalu bisa ditemukan mulai dari sekitar Rp100 juta, tergantung tahun dan kondisi unitnya.
Sedangkan mobil seperti Raize bekas, terutama dengan fitur lengkap dan model lebih baru, cenderung berada di rentang harga lebih tinggi mulai Rp130 juta hingga Rp230 juta sesuai kondisi dan tahunnya.
Baca Juga : 5 Mobil Bekas Sekelas Honda HR-V dengan Fitur Canggih dan Harga Bersaing
Honda Brio yang lebih kompak juga punya depresiasi harga yang cenderung lebih stabil, membuat nilai jual kembalinya lebih mudah diprediksi bagi pemilik yang ingin menjual kembali di masa depan.
3. Konsumsi Bahan Bakar dan Biaya Operasional
Dalam hal efisiensi bahan bakar, perbandingan menunjukkan bahwa Raize bisa memberikan angka konsumsi lebih baik pada beberapa varian, khususnya model dengan turbo yang dirancang untuk efisiensi menengah hingga tinggi dalam rute kombinasi kota dan tol. Sebaliknya, Brio mengunggul di kota besar dengan karakter stop-and-go yang lebih hemat.
Baca Juga : Jakarta Banjir Lagi, Ini 5 Mobil Bekas 'Anti Banjir' Paling Laku Buat Terobos Genangan
Namun perlu diingat, Raize memiliki dimensi lebih besar dan bobot lebih berat dibanding Brio, sehingga biaya operasional seperti ban, oli, dan rem kadang sedikit lebih tinggi daripada hatchback kecil.
Salah satu biaya rutin yang sering dilupakan adalah pajak kendaraan tahunan. Pajak biasanya berkaitan dengan nilai jual kendaraan dan kapasitas mesin.
Pada umumnya, Toyota Raize yang memiliki nilai pasaran lebih tinggi biasanya juga membawa pajak tahunan sedikit lebih besar dibanding Honda Brio, yang lebih “murah” dan memiliki kubikasi mesin serta nilai pasar yang biasanya lebih rendah.
Baca Juga : Harga Honda Brio Bekas Terbaru 2026, Mobil LCGC Favorit Anak Muda
Sebagai ilustrasi, mobil berkubikasi sekitar 1.2 liter seperti Brio umumnya memiliki pajak tahunan di kisaran angka Rp1,5 juta hingga Rp2,5 jutaan tergantung tahun dan tipenya, sedikit lebih rendah daripada SUV yang dihargai di pasar lebih tinggi.
Sementara pajak Raize bisa lebih tinggi karena harga jualnya lebih tinggi pula, meskipun kapasitas mesinnya mirip. (Perbandingan pajak spesifik umumnya dapat diperoleh dari Samsat atau layanan cek pajak tahunan di masing-masing daerah).
Pilihan Mana yang Lebih Cocok untuk Kamu?
Secara garis besar, pilihan antara Honda Brio dan Toyota Raize bekas bergantung pada kebutuhan pengguna. Jika prioritas kamu adalah mobil perkotaan yang irit, mudah parkir, dan biaya operasional lebih hemat, Honda Brio bisa jadi pilihan tepat.
Baca Juga : Harga Mobil Toyota Agya Bekas Terbaru 2026, City Car yang Irit BBM
Sedangkan jika kamu sering bepergian keluar kota, ingin posisi duduk lebih tinggi, ruang kabin lebih lapang, dan fitur lebih lengkap dari SUV kecil, Toyota Raize mungkin lebih sesuai meskipun pajak dan biaya bekasnya sedikit lebih tinggi.
Keduanya memiliki kelebihan masing-masing: Brio dengan kepraktisan kompaknya, dan Raize dengan kenyamanan SUV modern yang lebih luas. Jadi, keputusan terbaik sering kali datang setelah kamu mempertimbangkan alokasi bujet, kebutuhan ruang, dan gaya berkendara pribadi sebelum membeli mobil bekas maupun baru, entah itu Honda Brio atau Toyota Raize
Baca Juga : Harga Mobil Katana Bekas Terbaru 2026: Legendaris, Irit BBM dan Murah Perawatan



