Desain dan Tampilan
Honda Stylo 160 mengadopsi gaya retro modern yang unik, menonjolkan estetika klasik dengan sentuhan kontemporer. Ciri khasnya meliputi pelek berukuran 12 inci yang memberikan proporsi unik, serta fitur
laci di konsol tengah yang dapat ditutup, menawarkan kepraktisan dan tampilan yang rapi. Sebaliknya, Honda Vario Evo 160 tampil dengan gaya yang lebih sporty dan agresif, didukung oleh pelek berukuran 14 inci yang memberikan kesan dinamis. Perbedaan bahasa desain ini secara langsung menyasar preferensi konsumen yang beragam, dari mereka yang menyukai nuansa klasik hingga penggemar gaya modern yang berani.
Panel Instrumen Digital
Dalam hal informasi pengendara, Honda Stylo 160 dilengkapi dengan panel instrumen digital yang memiliki layar lebih besar, memberikan tampilan yang lebih lapang dan mudah dibaca. Layar ini menyajikan berbagai data penting seperti kecepatan, jarak tempuh (odometer), trip A, trip B, konsumsi bahan bakar rata-rata, konsumsi bahan bakar real-time dalam format bar, jam digital, indikator sisa bahan bakar, serta pengingat penggantian oli. Selain itu, terdapat indikator untuk lampu sein, smart key, logo ABS (khusus tipe ABS), Idling Stop System, engine check, lampu jauh, indikator overheat, indikator aki lemah, dan alarm. Sementara itu, Honda Vario Evo 160 memiliki panel instrumen digital berbentuk persegi panjang dengan layar yang lebih ringkas. Informasi yang ditampilkan serupa, meliputi speedometer, sisa bahan bakar, jam digital, odometer, trip a, trip b, konsumsi bahan bakar rata-rata, tegangan aki, dan konsumsi bahan bakar real-time model bar. Indikator yang tersedia juga mencakup lampu sein, alarm, smart key, ABS (tipe ABS), engine check, Idling Stop System, lampu jauh, indikator aki, dan indikator overheat.
Sistem Pencahayaan LED
Kedua skuter ini telah mengadopsi teknologi lampu full LED, namun dengan penempatan dan desain yang berbeda. Honda Vario Evo 160 menempatkan seluruh lampu depannya di bagian bodi depan, dengan lampu utama dan lampu sein yang terintegrasi dalam satu unit. Lampu belakangnya juga sudah LED, dengan lampu sein yang terpisah namun tetap menggunakan teknologi LED. Berbeda dengan Vario Evo, Honda Stylo 160 menempatkan lampu utamanya di bagian batok setang, sementara DRL dan lampu sein berada di bagian bawah. Lampu belakangnya memiliki desain yang menyatu antara lampu rem dan lampu sein, namun tetap mengandalkan teknologi LED untuk semua penerangan.
Ukuran Pelek dan Pengereman
Perbedaan signifikan terlihat pada sektor kaki-kaki kedua skuter ini. Honda Vario Evo 160 menggunakan pelek berukuran 14 inci dengan ukuran ban depan 100/80 dan ban belakang 120/70. Untuk tipe ABS, sistem pengereman depan dan belakang menggunakan cakram berukuran 220mm. Sementara itu, tipe CBS dilengkapi rem cakram 190mm di depan dan rem tromol di belakang. Di sisi lain, Honda Stylo menggunakan pelek berukuran 12 inci yang dibalut ban depan 110/90 dan ban belakang 130/80. Varian ABS pada Stylo juga dilengkapi rem cakram depan dan belakang berukuran 220mm, sedangkan tipe CBS memiliki rem cakram depan 190mm dan rem belakang tromol.
Fitur Konsol dan Bagasi
Dari segi fitur, Honda Stylo 160 menawarkan bagasi berkapasitas 16,5 liter yang mampu menampung helm dengan cangkang tidak terlalu besar. Terdapat juga fitur pop-up center hook yang praktis dan konsol tengah bergaya laci yang tertutup, dilengkapi power outlet untuk mengisi daya ponsel. Di sisi lain, Honda Vario Evo 160 memiliki bagasi yang diklaim lebih besar, yaitu 18 liter, namun hanya helm berukuran kecil yang bisa masuk. Fitur lainnya mencakup laci tertutup di sisi kiri dengan port USB Type-C, serta laci terbuka di sisi kanan. Keduanya juga memiliki pop-up hook yang dapat dilipat. Perbedaan harga juga menjadi faktor penentu, dengan Stylo 160 varian CBS dijual mulai dari Rp29,695 juta, tipe ABS Rp32,686 juta, dan ABS Special Rp34,286 juta. Vario Evo 160 varian CBS dibanderol mulai Rp28,525 juta, CBS Nitro Rp28,775 juta, dan ABS Rp31,406 juta.







